7.07.2012

Aku Bangga Dadi Arek Suroboyo

Assalamualaikum semua sobat milanello, kali ini saya tidak membagikan free software ataupun informasi mengenai Ac Milan, tapi kali ini saya akan sedikit berbagi kepada sobat semua tentang kota tempat saya tumbuh besar dan mengenal segala sesuatu, saya yang notabene bukan orang asli dari kota pahlawan ini di lahirkan di kota pekalongan 19 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 4 mei 1993. 

Saya lahir dan hidup di kota pekalongan hanya sekitar 1 tahun (menurut informasi yang saya dapat dari orang tua saya) karena beliau memang orang asli dari kota batik tersebut. Tapi saya tumbuh dan dibesarkan di kota yang kental akan semangat para pejuang kemerdekaan ini. Disini pula saya diajarkan orang tua saya untuk tidak menyerah dalam menghadapi segala sesuatu. Semangat para arek-arek suroboyo sangat kental terasa jika anda datang dan tinggal di kota ini.

Semakin hari saya semakin cinta dengan kota ini dan saya sampai saat ini masih terus mengeskplor isi dari kota terpadat kedua di indonesia ini, karena di kota pahlawan ini menurut saya banyak sekali hal yang menarik yang perlu kita telusuri serta kita mengerti. Salah satu hal yang membuat saya bangga menjadi arek suroboyo adalah kultur dan budaya tapi tidak itu saja banyak hal lainnya yang membuat saya kagum akan kota lahir Bung Karno ini.

Kultur Seni Budaya Surabaya | Arek Suroboyo

Di kota pahlawan ini tidak hanya terdapat banyak museum, makam ataupun peninggalan sejarah tentang kepahlawanan tapi juga banyak terdapat peninggalan seperti seni budaya serta bahasa. Bila kita berbicara tentang bahasa kita pasti sudah mengenal dan pasti sudah pernah dengar kata “Jancok,jampot,jangkrik .dsb”. Yap itu sudah hal itu sudah lumrah di kota ini. Misuh atau meso sangat sering kita dengar bila kita berkunjung ke kota pahlawan ini. Misuh atau meso sendiri sudah pernah saya bahas di artikel saya yang berjudul “Surabaya, Meso itu Biasa.” Dan Alhamdulillah mampu menyabet gelar ketiga lomba tulis di blogdetik.com.

Kenapa saya memilih meso sebagai bahan tulis saya karena menurut saya misuh atau meso itu ketika ada orang baru yang masuk ke surabaya serta mendengar kata misuh pasti yang terlintas adalah kasar, dan saya coba mengubah mindset tersebut dengan tulisan saya yang Surabaya, Meso itu Biasa tadi karena menurut saya misuh atau meso itu seperti 2 mata pisau yang dapat melukai jika kita ingin gunakan untuk hal jelek tapi juga dapat membantu memudahkan sesuatu jika kita ingin gunakan untuk hal kebaikan dalam hal ini keakraban.

Di kota Surabaya ini juga banyak terdapat gedung seni seperti gedung seni cak durasim yang hampir tiap minggu mengadakan pentas wayang ataupun tari-tari khas jawa atau Indonesia.Hal ini menunjukkan bahwa Surabaya tidak hanya menjadi kota pahlawan tapi menurut saya juga kota seni budaya.

Lepas dari itu semua saya akan sedikit menceritakan 3 taman mana saja yang ramai di kunjungi oleh para kawula muda atau arek-arek suroboyo. Taman pertama yang menurut saya banyak dikunjungi oleh para arek-arek suroboyo adalah Taman Bungkul, di taman ini banyak terdapat fasilitas seperti wi-fi,arena skate serta bmx dan tempat yang sejuk untuk berolahraga atau sekedar duduk – duduk santai menikmati keindahan kota.

Taman kedua yakni Taman Mundu di seberang stadion gelora 10 november, disini walau tim kebanggaan arek-arek suroboyo yakni persebaya tidak sedang bertanding tapi taman ini selalu ramai dikunjungi oleh para komunitas-komunitas supporter green force (julukan persebaya) untuk hanya sekedar kopdar atau menikmati indahnya lampu taman yang menghiasi tempat tersebut. 

Yang terakhir yakni menurut saya adalah Taman Prestasi di jl.ketabang kali Surabaya, di tempat ini sudah sangat ramai apabila kita datang di hari sabtu atau minggu karena di taman ini banyak sekali fasilitas yang mendukung suasana anda untuk hanya sekedar bermain bersama teman atau pasangan ataupun sekedar duduk-duduk menikmati sejuknya angin dari kali mas Surabaya.

Yap demikian saja postingan saya kali ini, semoga semangat serta rasa bangga saya menjadi arek suroboyo tak luntur sampai kapanpun. Semoga Surabaya semakin maju kedepannya dan mampu menjadi kota percontohan oleh kota – kota lain. 

Sampai disini saja tulisan saya, mohon maaf bila ada salah kata dari saya baik yang disengaja atau tidak, akhir kata saya ucapkan wassalamualaikum wr. wb.

I LOVE SURABAYA, AKU BANGGA DADI AREK SUROBOYO CAK !


Ditulis oleh Angga judul yang diriview - isi artikel rating 5
Share on :
Bookmark and Share
| 7.07.2012 | 8 komentar

Ditulis Oleh : Angga Kurniawan Berbagi Informasi Yuk ! | Catatan Angga

Artikel Aku Bangga Dadi Arek Suroboyo ini diposting oleh Angga Kurniawan pada tanggal 7.07.2012. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.

:: Get this widget ! ::

8 komentar:

andriani irma pratiwi mengatakan... Balas

kereen kereen :D

Angga Kurniawan mengatakan... Balas

Terima kasih mbak atas komentar serta kunjungannya :D

MifhTir31 mengatakan... Balas

wahh ngebahas tentan meso atau misuhnya surabaya nih keren keren tulisannya :)

Angga Kurniawan mengatakan... Balas

@mifhtir31 : thanks mbak atas komentar dan kunjungannya :D

Anonim mengatakan... Balas

salam kenal sob,,,sekedar mampir aja.

Angga Kurniawan mengatakan... Balas

@AnonimSalam kenal juga mas anonim :D hehe

LdadPLUR mengatakan... Balas

Ijin sedot gambar e yo cak.
Suwon.
#suroboyo720

LdadPLUR mengatakan... Balas

Ijin sedot gambar e cak.
:))
Suwon.
#suroboyo720

Posting Komentar

Terima kasih telah menyempatkan waktu untuk berkunjung ke blog saya ini. Silahkan anda berkomentar ditempat yang sudah di sediakan di bawah.

Kritik anda sepedas apapun pasti akan saya terima, karena itu yang menjadikan saya lebih kuat nantinya . Thanks ! :D